Phobia dan Halu Komunis

Mao Zedong, Ketua Partai Komunis China, Presiden RRC di masa lalu. (Getty Images)



"Phobia komunisme dan isu kebangkitan PKI hanya halu". Begitu kata mereka yang sok tahu.
Itu bukan halu, itu namanya memintas sebelum hanyut.
Faktanya, romantisme pada komunisme dan PKI itu memang ada koq. Faktanya berserakan di pemberitaan media, dan unggahan di media sosial.
"Tapi bukankah komunisme telah gagal di mana-mana. Jangan bodoh. Jangan lebay sok-sok anti komunis"
Iya, bro. Tausiyah Marx dan Frederick Engels, ternyata memang halu. Gagal. Sama gagalnya dengan kapitalisme, musuh besar komunisme.
Tapi jangan sok pede juga bilang bahwa komunisme telah gagal dan mustahil hidup kembali.
Soalnya bukan itu. Romantisme di sementara kalangan anak-anak muda (dan sebagian orang-orang tua yang genit) akan komunisme tetap ada dan tumbuh. Dan risiko sistem demokrasi yang longgar boleh jadi akan membuat mereka nyaman tersemai dan lalu menyemai masalah di kemudian hari. Satu dua jika mereka masuk sistem jelas akan memengaruhi produk politik yang dihasilkan.
*Sori lagi Halu.