Oleh Ivan Lanin
MAKAN bisa yang penting kenyang, tetapi makanan yang layak akan meningkatkan gizi bagi tubuh. Bepergian bisa yang penting tiba, tetapi perhatian terhadap kenyamanan dan keselamatan akan membuat perjalanan semakin nikmat. Dari dua kasus itu, kita melihat bahwa mutu dan cara bisa membedakan proses.
Berbahasa pun terpengaruh oleh mutu dan cara. Berbahasa bisa yang penting mengerti, tetapi bahasa yang bermutu akan meningkatkan keefektifan komunikasi dan citra si pemberi pesan. Tulisan yang runtut dan rapi serta tuturan yang teratur dan jelas—mulai dari pemaparan gagasan sampai dengan ejaan atau bunyi—lebih mudah dipahami dan lebih meningkatkan penghargaan kita terhadap si penulis atau si pembicara.
Namun, sama seperti kita bisa memilih untuk makan mi instan atau camilan terus-menerus, kita juga bisa memilih untuk berbahasa yang penting mengerti. Hidup lebih mudah ketika kita tidak terlalu memperhatikan mutu.

