/ Oce
Merekat kembali
ingatan sejarah kanak-kanak
/
betapa tak cukup
langit menangkup warna-warni
/
termangu seperti
hari membiarkan
/
hujan dan kemarau
datang dan pergi
/
sesuka hati
//
Kita telah
menyaksikan bulan merah jambu
/
di ujung jembatan
dari tanah ibunda
/
disaput kelumit
awan putih malu-malu
/
diam menghampar
di sisi beranda
//
Pernah kutuliskan
pengharapan
/
meminta engkau
singgah di bumi ketiadaanku
/
dan engkau melarikkan ragu
//
“Kurasa aku
terlalu naïf,"
/
begitu aku
merutuk sesal
//
Tetapi sesekali engkau tumpahkan gerimis
/
memekarkan bunga
/
dan lalu
berhari-hari kemarau
/
menghantarkan nelangsa
//
Akukah yang
gamang
/
ataukah engkau yang memendam
/
asa dalam ragu
/
entahlah
//
Berpuluh purnama
berlalu
/
aku
/
dan engkau
ditakdirkan bersua
/
di ujung jembatan
//
Hari itu kita memulai, seperti dermaga
menunggu kapal melempar jangkar
/
di laut lepas
kita bakal bertarung
/
merebut cinta
/
tanpa malu-malu
*8 Maret 2002-2019
