PULANG
Di hulu, ibunda menghanyutkan mimpi,
menitip harap pada arus
membiarkan mimpinya
diombang ambing dari
cadas ke cadas
dilumat pusar air
dari jeram demi jeram,
Dari hulu,
ibunda menaruh doa
agar mimpinya menyibak segara tak berbatas.
dari dulu,
ibunda tak menagih
agar mimpi pulang ke hulu.
Mimpi itu (meski setakat ini hilang lena di samudera berantah),
ia akan pulang,
berharap cerita bahagia sang ibunda:
"Ibu sudah khatam berkali-kali, Nak,"
hanya berbekal harap dan kacamata berminus entah berapa.
Pekanbaru, Ramadhan 2017
